“Outside of a dog, a book is man's best friend. Inside of a dog it's too dark to read.”
― Groucho Marx, The Essential Groucho: Writings For By And About Groucho Marx
Dulu waktu saya masih SD, saya gaul kalo saya punya KKPK ( Kecil-Kecil Punya Karya, Mizan).
Setelah bender-bender sudah kadaluwarsa, yang kita bahas itu "ih buku yang ini rame" "ih yang itu rame ga aku pengen baca dong" karena buku-buku KKPK ini yang banyak memuat cerita-cerita menarik dari para penulis yang rata-rata seumuran saya. Saya ingat, buku KKPK yang pertama kali saya punya itu 2 of 2 karya Kak Sri Izzati, pemegang rekor MURI penulis tercilik (dan saya bener-bener ga bisa berhenti kagum sama kaka ini) yang saya beli di baazar buku di Bandung.
Dari situ, saya sering dan suka baca buku. Buku apa aja. Saya hampir ga percaya sekarang, waktu kelas 3 sd saya bisa melahap 1 buku ipa tebal sehabis saya pulang main dalam sehari. Saya rindu masa-masa itu. Sayang, ternyata saya lebih tergiur dengan permainan online dan facebook dulu.
Akhir-akhir ini, saya ingin membangkitkan hal itu lagi. Saya ingin kembali "melihat dunia" dari setiap paragraf yang saya baca.
Katanya, orang yang sering membaca buku itu punya pemikiran yang luas. Dan saya pun melihat hal yang sama pada orang-orang tersebut. Saya kagum dengan semua pemikiran mereka. Saya ingin seperti mereka. Terlebih, sedari dulu saya ingin kuliah di jurusan yang kaitanya dengan politik. Buku-buku harus sudah jadi konsumsi saya setiap hari, kan?
Saya ingin, jam-jam yang saya habiskan untuk membuka instagram dan line menjadi jam-jam yang saya habiskan untuk membaca buku. Saya ingin, uang yang saya habiskan untuk membeli kuota (saya ga bisa munafik untuk bilang ini bukan kebutuhan, terlalu panjang untuk dijelaskan) sama banyaknya dengan uang yang saya gunakan untuk meminjam buku-buku dari perpustakaan. Saya ingin kepuasan saya adalah dimana saya dapat "menghabiskan" satu buku dengan cepat, bukan karena berapa banyak likers photo instagram saya.
Karena, saya benar-benar ingin kembali mencintai buku. Semoga, ini juga bukan sekadar tulisan biasa.
Selamat memulai kembali cinta! (buku)

Komentar
Posting Komentar